Arsip untuk Agustus, 2008|Halaman arsip bulanan
KM Tidar: Dari Sunset sampai Mie Celup
KM Tidar: Dari Sunset sampai Mie Celup
Episode Memoar KKLP STIE Muhammadiyah Palopo
Perlahan tapi pasti, sebuah kapal berukuran kecil membuat KM Tidar sore itu beranjak dari dermaga. Sirine isyarat keberangkatan, yang teman-teman bilang miskol canno’
sedari tadi berbunyi. Pelayaran dimulai jek! Mudahan mengasyikkan…
Ini kali kedua saya numpang Tidar, Makassar-Surabaya. Jam di ponsel menunjukkan pukul lima sore waktu Makassar. Huruf-huruf Port of Makassar, yang tertulis di kantor Pelindo, satu per satu menyatu, kabur, lalu hilang. Waktunya menikmati sunset Selat Makassar.
Sebenarnya tidak ada yang terlalu menarik waktu di kapal. Paling sunset saja. Lihat fotonya, indah bukan? Fotonya dari kamera ponsel rekan Rahmat Amin. Waktu itu, dia hampir men-delete musabab dianggap gak terlalu artistik karena ‘buntut’ kapal yang ada lampu-lampu itu ikut masuk. Untung saya sempat meminta dikirimkan, makanya anda bisa menikmati sunset-nya pula! Tapi menurut saya artistic begete…
Seingat-ingatku, pengalaman menarik memang tidak ada, tapi yang unik waktu di kapal mungkin cuma kejadian-kejadian ini:
Pertama, Baca selebihnya »
Wisma Sawerigading
Wisma Sawerigading
Episode Memoar KKLP STIE Muhammadiyah Palopo
Saya sadar, saya termasuk golongan penganut primordialisme. Sebuah lukisan Sultan Hasanuddin saja sontak membangkitkan rasa patriotismeku malam itu. Si Hasanuddin adalah orang Bugis-Makassar, jadi tampaknya lukisan ini berhasil saya maknai dengan baik. Paling tidak, maknanya adalah terus berjuang dan ingat kampungmu! Ingat kampung, bukankah itu sikap primordial?
Kalau lukisan itu terpasang hanya di dalam kelas belajar sekolah (seperti umumnya ruang-ruang kelasku waktu SD sampe SMA), mungkin saya tidak begitu ‘tallajju’. Tetapi ini beda, saya menemukannya di sebuah asrama mahasiswa. Yah, Asrama Mahasiswa Provinsi Sulawesi Selatan Wisma Sawerigading, Yogyakarta.
Ini sebenarnya cerita pengalamanku waktu nginap di Wisar, 8-12 Agustus 2008. Kisahnyanya diawali ketika
saya ikut KKLP Angkatan XIV STIE Muhammadiyah Palopo, yang mungkin lebih tepatnya disebut study banding, study wisata dan study belanja, hehehe
Rombongan nginap di Wisar. Mungkin karena murah (atau gratis malah). Tapi kayaknya tidak gratis deh. Di Jawa-Bali mana ada yang gratis? BAK dan BAB saja bayar, apalagi nginap! Kata teman-teman: “Tinggal kentut dan udara bebas saja yang gak kena charge!”. Masa’ sih? Gak gitu-gitu amat kali…
Wisma Sawerigading (Wisar) berlokasi di Jalan Sultan Agung No 18, Yogyakarta. Kalau dari Pakualaman, Wisar di sebelah kiri. Sebelum dapat pertigaan Bioskop Permata, ada Gedung Baca selebihnya »
Tanggapan (4)

Tanggapan (3)





