No Time for Loser

Dua kekecewaan dua hari berturut-turut menderaku. Kekalahan timku dan kekalahan tim dekat rumah. Ahad lalu, timku dikalahkan anak-anak dari Kambo. Sedangkan Senin-nya, Balandai dikalahkan Rampoang. Ya, ini kompetisi sepakbola. Tenriadjeng Cup. Sayang, timku tidak bisa menjadi sejarah tahun ini. Saya kecewa tentunya. Sesuatu yang wajar. Namun menurut saya, namanya kompetisi, sejatinya kita harus menang! No time for loser. Itu doktrin yang masih ada dalam diri saya. Hanya orang-orang yang gak mau maju bila mengatakan “Kita kan cuma ikut meramaikan saja!” Pikirku, itu idealism orang-orang rendahan. Jadi, berusahalah dalam setiap kompetisi untuk selalu menang. Tapi menang yang terhormat tentunya. Bukan yang dipaksakan. Kalau kalah, yah sportif mengakui kekalahan. Dan hari ini, saya mengakui itu. Walau kecewa. Hehehe…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s