Warna

Aku lelaki di masa keempat,

Mengetuk detik.

 

Berada di podium,

Tak paham konstruksinya,

Nyaris jatuh,

Dan hampir patah.

 

Bukan karena sorak,

Kini masih siluet,

Maka butuh warna.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

w

Connecting to %s