Delapan Langkah (tidak) Jitu Jika Krisis 2008 Terjadi

Radio Acca FM malam tadi membahas gejolak krisis keuangan global. Menarik saya pikir. Ini kali pertama lagi saya dengar radio. Sebenarnya bukan radio, tapi handphone. Secara radio di rumah lagi error semua, jadi radio ponsel pun tak masalah.


Yang membuat menarik sebenarnya adalah bahwa krisis ini dipandang dari perspektif anak muda. Intinya, sahabat Acca (panggilan pendengar Acca FM Palopo) bakal kena imbasnya. Paling tidak, bersiap-siaplah untuk mengalami syndrome Kanker (kantong kering). Nah, untuk itu kita sejatinya prepare untuk menghadapinya. Walaupun ndak separah 1998, tapi bagi anda-anda yang masih disubsisdi ortu, dalam artian masih sekolah atau kuliah, sebagai anak yang baik J anda mesti lakukan hal-hal berikut ini:


Hemat. Akibat krisis di Amrik, otomatis permintaan barang-barang dari sana berkurang. Menurut hukum D-S dalam kuliah Ekonomi Internasional, maka produksi dalam negeri akan dikurangi, sehingga untuk mencapai target laba biasanya produsen menaikkan harga (kalau teorinya salah, memang Ekonomi Internasional saya dapat C, harap maklum). Jadi, yang harus dilakukan adalah berhemat. Cara praktisnya adalah dengan tidak banyak hangout, kalau bisa alpa dugem dulu (bagi yang ahli dugem), batasi penggunaan pulsa ponsel, dan make up seperlunya (bagi yang cewek).


Buat prioritas belanja. Utamakan belanja perlengkapan kuliah atau sekolah. Kurangi jajan di kampus atau kantin kalau hanya sekadar camilan (gak termasuk yang punya penyakit maag).


Kerja part time. Sekarang kan lagi ngetren tuh, jadi jangan gengsi-gengsi buat kerja deh. Kan, ujung-ujungnya anda kuliah/sekolah kan kerja juga. Gunakan kreatifitas anda untuk menemukan peluang-peluang usaha. Tapi, harus dalam hal-hal positif dong… Dengan demikian, kamu akan dapat tambahan uang saku. Sehingga porsi jajanmu akan tetap balance, walaupun dikorting dari ortu selama krisis.


Naik sepeda ke sekolah. Keren juga kan? Hitung-hitung kamu jadi pioneer gerakan Bike to School, yang bakal nyaingi Andi Mallarangeng dengan Bike to Work-nya. Ini akan menghemat biaya tranportasimu. Kan, biaya sekolahmu, hampir setengahnya hanya dari ongkos transportasi…


Beli produk dalam negeri. Ini adalah langkah sederhana untuk menguatkan perekonomian kita. Dengan begitu, ancaman krisis dapat lebih ditekan. Sekali-kali ikut andil dalam pembangunan ekonomi nasional kan membuktikan dirimu punya nasionalisme. Gak seperti pialang saham di BEI yang maunya untung sendiri…


Konversi mitan ke elpiji. Kalau anda anak kos-kosan yang masak-masak sendiri (kayak lagu dangdut), sekali-kali ikuti program pemerintah dong! Kan, gas elpiji lebih murah, ketimbang minyak tanah (mitan). Jadi, ini bisa ngebantu ortu ngurangin ongkos makan kamu. Daripada ngurangin porsi makan kamu, hayo pilih mana?


Cari pacar tajir. Ini sebenarnya ajaran sesat dari saya. Tapi apa mau dikata, anda dan teman-teman lain lebih kreatif menghadapi hidup ini. Jadi, apapun bisa dilakukan, termasuk dengan pacaran dengan orang kaya. Dengan begitu, hidup anda bakal mendapat subsidi (kayak program BLT-nya SBY) dari sang pacar. Dalam konteks ini, seleksilah calon pacar anda. Kriteria idealnya mungkin seperti ini: kaya raya (yang kekayaannya bukan dari main-main saham), gak pelit ngasih bantuan, berjiwa social tinggi, gampang dibohongi dan mudah dirayu…


Jangan terlalu lama di warnet. Ini bagi anda yang ngenet dari warnet. Jadi, sekarang cepat-cepat habiskan tulisan ini, lalu tutup seluruh halaman dari computer anda. Setelah itu log out dari box anda, dan segeralah menuju kasir. Dengan berlama-lama di warnet, otomatis menambah beban keuangan anda di tengah ancaman krisis ini. So, ingat waktu kalau lagi di warnet!


Delapan langkah cerdas di atas hanyalah analisis sederhana calon sarjana ekonomi seperti saya ini. Jadi jangan bandingkan dengan Ibu Aviliani, Prof. Mubyarto apalagi dengan Ibu Sri Mulyani dan Pak Boediono. Harapannya, mudah-mudahan dapat membantu anda, dalam persiapan menghadapi krisis ekonomi 2008 (kalau memang krisis ini betul-betul terjadi).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s